Makanan pendamping ASI atau MPASI pertama diperkenalkan pada bayi mulai usia 6 bulan. Setelah ASI eksklusif, ini saatnya bayi mengenal makanan padat untuk memenuhi nutrisinya. Jangan lupakan pijat bayi pada fase pengenalan makanan padat ini. Bagaimana kombinasi keduanya dapat membantu bayi beradaptasi dengan fase baru dalam kehidupannya? Simak uraian di bawah ini!
MPASI Pertama: Nutrisi dan Adaptasi Pencernaan
Perubahan dari ASI eksklusif ke MPASI menjadi tantangan para ibu. Misalnya:
- Bayi mungkin saja menolak makanan yang berikan karena teksturnya yang beda dengan ASI.
- Perubahan pola makan saat memulai MPASI dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti sembelit atau diare.
Sistem pencernaan bayi masih dalam tahap perkembangan, sehingga perlu waktu untuk beradaptasi. Oleh karena itu, saat memberikan MPASI pertama, Mom harus memperhatikan:
- Tekstur makanan yang diberikan.
- Variasi makanan.
- Nutrisi dalam perkembangan bayi.
MPASI yang tepat penting dalam perkembangan motorik dan pencernaan bayi.
- Pengenalan Tekstur dan Keterampilan Mengunyah.
Tekstur MPASI disesuaikan dengan usia. Dimulai dari pure hingga makanan lunak. Ini akan membantu bayi belajar mengunyah dan menelan.
- Energi untuk Aktivitas Fisik.
MPASI yang kaya nutrisi memberikan energi yang dibutuhkan bayi untuk bergerak aktif, mendukung perkembangan otot dan tulang yang kuat.
Manfaat Pijat Bayi dalam Mendukung MPASI
Pijat bayi bukan hanya sekadar sentuhan lembut yang menenangkan. Lebih dari itu, pijat bayi memberikan berbagai manfaat yang dapat mendukung keberhasilan MPASI pertama si kecil, antara lain:
- Meningkatkan Sistem Pencernaan.
Pijatan lembut pada area perut dapat membantu merangsang gerakan usus, mengurangi risiko sembelit, dan melancarkan pencernaan si kecil.
Hal ini sangat penting, terutama saat bayi mulai beradaptasi dengan makanan padat.
- Meningkatkan Nafsu Makan
Pijatan dapat membantu meredakan ketegangan dan membuat bayi merasa lebih rileks, sehingga nafsu makannya meningkat. Bayi yang rileks cenderung lebih menikmati waktu makannya.
- Meningkatkan Penyerapan Nutrisi
Pijatan dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah dan oksigen ke seluruh tubuh, termasuk sistem pencernaan. Dengan demikian, penyerapan nutrisi dari MPASI menjadi lebih optimal.
- Membangun Ikatan Emosional
Pijatan adalah momen intim antara Mom & Jo dan si kecil. Sentuhan lembut dan kontak mata saat memijat dapat memperkuat ikatan emosional, membuat si kecil merasa aman dan nyaman. Perasaan aman dan nyaman ini juga berpengaruh pada saat pemberian MPASI.
- Meredakan Kolik dan Kembung
Bayi seringkali mengalami kolik atau kembung, terutama saat awal pemberian MPASI. Pijatan lembut pada area perut dapat membantu meredakan ketidaknyamanan ini.
Tips Melakukan Pijat Bayi untuk Mendukung MPASI Pertama
Ketika melakukan pijat bayi, Mom harus memperhatikan hal sebagai berikut:
- Lakukan pijatan saat bayi dalam kondisi rileks dan tidak lapar atau kenyang.
- Gunakan minyak pijat khusus bayi yang aman dan lembut di kulit.
- Lakukan gerakan memijat dengan lembut dan perlahan.
- Fokus pada area perut, kaki, dan punggung.
- Sambil memijat, ajak si kecil berbicara atau bernyanyi untuk menciptakan suasana yang menyenangkan.
- Selalu perhatikan reaksi bayi terhadap pijatan, apabila bayi terlihat tidak nyaman, segera hentikan pijatan.
Meskipun pijat bayi memiliki banyak manfaat, penting untuk berkonsultasi dengan dokter anak atau terapis pijat bayi profesional untuk mendapatkan panduan yang tepat. Mereka dapat memberikan saran tentang teknik pijat yang aman dan sesuai dengan kondisi si kecil.
Menggabungkan pemberian MPASI pertama dengan tepat dan pijat bayi rutin di Mom & Jo akan memberikan dukungan optimal untuk tumbuh kembang si kecil.