Bayi memakai popok

Ruam popok bayi biasanya terjadi pada usia 0-2 tahun. Tandanya antara lain kulit kemerahan, iritasi, dan rasa tidak nyaman di area yang tertutup popok. Hal ini bisa membuat bayi rewel dan orang tua khawatir.

Penyebab Ruam Popok

Mom, ketahui beberapa penyebab menyebabkan ruam popok berikut ini:

  • Iritasi yang disebabkan urine dan feses. Kulit bayi sensitif terhadap zat dalam urine dan feses.
  • Gesekan. Popok yang terlalu ketat atau bahan popok yang kasar membuat gesekan dengan kulit bayi yang sensitif. 
  • Infeksi jamur. Area lembap di dalam popok dapat menjadi tempat berkembang biak jamur menyebabkan ruam popok.
  • Alergi. Bayi mungkin alergi terhadap bahan popok, sabun, atau lotion yang digunakan.
  • Pengenalan makanan baru. Beberapa makanan baru dapat mengubah komposisi feses bayi, sehingga lebih iritatif.

Cara Mengatasi Ruam Popok

Mom, lakukan beberapa langkah berikut untuk mengatasi ruam popok pada bayi:

1.Sering mengganti popok.

Semakin sering popok diganti, semakin kecil kemungkinan kulit bayi terpapar urine dan feses dalam waktu lama.

2. Bersihkan area popok dengan lembut. 

  • Gunakan air hangat dan kain lembut untuk membersihkan area popok setiap kali mengganti popok. 
  • Hindari penggunaan tisu basah yang mengandung alkohol atau pewangi.

3. Keringkan area popok dengan benar.

Sebelum memakai popok baru, tepuk-tepuk lembut area popok dengan handuk bersih hingga benar-benar kering. 

4. Oleskan krim atau salep ruam popok.

Krim atau salep yang mengandung zinc oxide atau petroleum jelly dapat membantu melindungi kulit bayi dari iritasi.

5. Biarkan kulit bayi bernapas.

Sesekali, biarkan bayi tidak mengenakan popok selama beberapa waktu agar kulitnya bisa bernapas.

6. Pilih popok yang tepat.

Ukuran sesuai berat badan bayi dan popok dan terbuat dari bahan lembut dan menyerap cairan dengan baik.

7. Hindari penggunaan produk yang mengiritasi.

Misalnya sabun, losion, atau bedak yang mengandung pewangi atau bahan kimia keras.

Kapan Harus ke Dokter?

  • Segera konsultasikan dengan dokter jika:
  • Tidak membaik setelah beberapa hari perawatan di rumah.
  • Tampak parah, dengan luka terbuka, nanah, atau pendarahan.
  • Bayi mengalami demam atau rewel yang tidak biasa.
  • Ruam menyebar ke area lain selain area popok.

Pencegahan Ruam Popok

Mencegah lebih baik daripada mengobati, berikut adalah beberapa tips untuk mencegah ruam popok:

  • Ganti popok sesering mungkin, terutama setelah bayi buang air besar.
  • Bersihkan dan keringkan area popok dengan benar.
  • Oleskan krim atau salep ruam popok secara teratur.
  • Pilih popok yang tepat.
  • Biarkan kulit bayi bernapas.

Ruam popok bayi akan segera membaik jika ditangani dengan benar dan Mom tidak perlu khawatir lagi. Mengurus bayi kadang membuat lelah karenanya Mom perlu relaksasi. 

Mom n Jo hadir dengan treatment untuk seluruh keluarga. Kunjungi gerai Mom n Jo dan temukan tubuh yang lebih bugar, jiwa yang lebih sehat!