Air Susu Ibu adalah sumber nutrisi terbaik bagi bayi, terutama dalam enam bulan pertama kehidupan. Ini yang dikenal dengan ASI eksklusif. Namun, produksi ASI yang sedikit bahkan tidak lancar menjadi tantangan banyak ibu menyusui. Pijat laktasi menjadi salah satu ASI booster yang digunakan untuk melancarkan dan meningkatkan produksi ASI. Mom, simak uraian lengkapnya berikut ini!
Mengenal Pijat Laktasi
Pijat laktasi merupakan teknik untuk merangsang produksi ASI secara alami dan membantu ibu menyusui dengan lebih nyaman. Pemijatan ini dipercaya dapat merangsang hormon oksitosin dan prolaktin yang berperan penting melancarkan produksi ASI.
Dibandingkan dengan ASI booster lainnya seperti suplemen atau makanan tertentu, pijat laktasi adalah solusi alami tanpa efek samping berlebihan.
Manfaat Pijat Laktasi sebagai ASI Booster
Pijat laktasi memiliki berbagai manfaat yang dapat membantu ibu menyusui, antara lain:
- Meningkatkan Produksi ASI. Merangsang kelenjar susu agar lebih aktif dalam memproduksi ASI.
- Melancarkan Aliran ASI. Membantu mencegah penyumbatan saluran ASI yang bisa menyebabkan mastitis.
- Mengurangi Stres dan Ketegangan. Pijatan yang lembut dapat membantu ibu merasa lebih rileks. Secara tidak langsung, hal ini berkontribusi pada produksi ASI yang lebih baik.
- Mencegah dan Mengatasi Mastitis. Peradangan payudara atau mastitis terjadi karena saluran ASI tersumbat. Pijat laktasi membantu mengurangi risiko ini.
Teknik Pijat Laktasi sebagai ASI Booster yang Bisa Dicoba
Berikut beberapa teknik pijat laktasi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi ASI:
Pijat Oksitosin
- Letakkan kedua tangan di bahu ibu, lalu pijat perlahan ke arah bawah hingga punggung atas.
- Fokus pada area sekitar tulang belakang untuk merangsang pelepasan hormon oksitosin.
Pijat Payudara
- Gunakan ujung jari untuk memijat dengan gerakan melingkar di sekitar payudara.
- Hindari menekan terlalu keras agar tidak menyebabkan nyeri.
- Lakukan pemijatan ini sebelum menyusui untuk membantu memperlancar keluarnya ASI.
Pijat Akupresur
- Tekan titik-titik akupresur di tubuh yang berhubungan dengan produksi ASI, seperti di antara tulang belikat atau di sekitar payudara.
Kapan dan Seberapa Sering Pijat Laktasi Dilakukan?
ASI booster dengan pijat laktasi dapat dilakukan 1-2 kali sehari. Mom dapat melakukannya sebelum menyusui atau saat produksi ASI terasa berkurang.
Untuk mendapat hasil yang optimal, Mom dapat melakukan pijat laktasi oleh terapis profesional.
Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Pijat Laktasi
Ketika melakukan pijat laktasi, ada beberapa hal yang harus Mom perhatikan, yaitu:
- Memastikan pijatan dilakukan dengan lembut agar tidak cedera dan menghindari rasa sakit.
- Jangan lakukan pijat ketila mengalami infeksi payudara atau rasa nyeri yang berlebihan.
- Jika produksi ASI tetap rendah, berkonsultasilah dengan dokter atau konsultan laktasi untuk solusi tambahan.
Pijat laktasi terbukti menjadi ASI booster alami yang paling efektif. Jika dilakukan dengan tepat, pijatan ini tidak hanya melancarkan produksi ASI tetapi juga mencegah mastitis, dan mengurangi stres ibu menyusui.
Mom dapat melakukan pijat laktasi secara profesional di Mom n Jo sehingga mendapatkan manfaat optimal. Mom, pijat laktasi lebih dari sekadar ASI booster, tetapi juga perawatan diri. Bermanfaat agar ibu menyusui lebih nyaman dan percaya diri dalam memberikan ASI terbaik bagi buah hati.