Membagikan foto atau video anak di media sosial umum dilakukan oleh orang tua. Hal ini disebut sharenting atau share parenting.
Aktivitas berbagi konten anak ini, memiliki dampak dan etika yang harus diperhatikan. Karena ada risiko yang mengintainya. Simak dampak dan etikanya di bawah ini:
Dampak Positif Sharenting
Membagikan foto atau video anak mulai dari momen kelahiran, tumbuh kembang, hingga prestasi anak, memiliki dampak positif yaitu:
- Menjaga Kenangan: Media sosial menjadi album digital untuk menyimpan dan mengenang momen-momen indah bersama anak.
- Berbagi Kebahagiaan. Mom merasa senang dan bangga saat berbagi momen bahagia anak dengan keluarga dan teman-teman.
- Terhubung dengan Keluarga Jauh. Sharenting memudahkan keluarga yang tinggal berjauhan untuk tetap terhubung dan melihat perkembangan anak.
- Membangun Komunitas. Orang tua bisa terhubung dengan orang tua lain yang memiliki minat atau pengalaman serupa.
Dampak Negatif Sharenting
- Ancaman Privasi. Foto dan informasi anak yang diunggah secara publik bisa disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
- Potensi Perundungan. Anak bisa menjadi korban perundungan atau cyberbullying akibat konten yang dibagikan orang tua.
- Keamanan Anak. Informasi pribadi anak, seperti nama lengkap, lokasi, atau sekolah, bisa dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan.
- Hak Anak. Anak memiliki hak privasi yang perlu dihormati. Sharenting bisa melanggar hak ini tanpa persetujuan anak.
- Jejak Digital. Unggahan di internet akan sangat sulit di hapus, hal ini dapat menjadi jejak digital yang dapat mempengaruhi sang anak di masa depan.
Etika Sharenting yang Perlu Diperhatikan
Ketika membagikan foto atau video anak, Mom hatus memperhatikan hal-hal berikut untuk menjaga anak dari pencurian data, cyberbullying atau tindakan kriminal lainnya.
- Izin Anak. Mintalah persetujuan anak ketika membagikan foto atau informasi mereka, terutama jika anak sudah cukup besar untuk memahami.
- Batasi Informasi Pribadi. Hindari membagikan informasi penting, seperti alamat rumah, nama sekolah, atau jadwal kegiatan anak.
- Pengaturan Privasi. Atur akun media sosial menjadi mode pribadi (private) dan batasi siapa saja yang bisa melihat konten Anda.
- Pertimbangkan Dampak Jangka Panjang. Pikirkan bagaimana konten yang dibagikan dapat memengaruhi anak di masa depan.
- Bijak dalam Berbagi: Tidak semua momen perlu diunggah ke media sosial. Hargai privasi anak dan batasi frekuensi berbagi.
- Jangan Unggah Foto Memalukan. Hindari mengunggah foto atau video yang bisa membuat anak merasa malu atau tidak nyaman.
- Edukasi Anak. Ajarkan anak tentang keamanan dan privasi di media sosial.
Dengan demikian, menjaga privasi kunci dalam membagikan konten anak. Selain itu, sharenting kadang membuat lelah terutama jika mendapat komentar yang tidak suka. Karenanya Mom perlu melakukan relaksasi dan Mom n Jo adalah tempat yang tepat untuk itu.
Mom dapat mengajak anak atau pasangan ke gerai Mom n Jo terdekat. Terapis kami berpengalaman termasuk treatment pijat ibu hamil, spa ibu hamil, pijat bayi dan spa bayi.